Berita Terbaru
BAZNAS Provinsi Jambi Siapkan Tenda Z-Ifthar di Masjid Ar-Raudhah
Jambi – Dalam rangka menyukseskan program Z-Ifthar, BAZNAS Provinsi Jambi melaksanakan pemasangan tenda di Masjid Ar-Raudhah, Sabtu malam (19/02/2026).
Persiapan ini dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi para jamaah dan masyarakat yang akan berbuka puasa bersama dalam program Z-Ifthar. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan keberkahan Ramadhan melalui layanan terbaik bagi umat.
Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi kita semua
BERITA20/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
INFO MENGGIURKAN! KESEMPATAN BERKAH TELAH TIBA!
INFO MENGGIURKAN! KESEMPATAN BERKAH TELAH TIBA!
BAZNAS Provinsi Jambi OPEN REKRUTMEN AMIL Program Pengumpulan Zakat, Infak & Sedekah Mari bergabung menjadi bagian dari gerakan kebaikan dan kontribusi nyata untuk umat
Persyaratan: Fotokopi Ijazah terakhir Surat Lamaran Kerja Fotokopi KTP Curriculum Vitae (CV) Pas Foto ukuran 3x4 (2 lembar) Memiliki pengalaman di bidang marketing (diutamakan)
Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Segera siapkan berkas terbaikmu dan jadilah bagian dari keluarga besar BAZNAS Provinsi Jambi. ?? Contact person 081268670440 (Humas BAZNAS Jambi)
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
Akselerasi Filantropi Islam: Transformasi Responsivitas Birokrasi dalam Paradigma Keberkahan Institusional BAZNAS se-Provinsi Jambi
Abstrak
Pengelolaan zakat di era kontemporer menuntut pergeseran paradigma dari sekadar penghimpunan (collecting) menuju ketepatan dan kecepatan distribusi (distributional urgency). Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara efisiensi birokrasi amil zakat dengan konsep keberkahan institusional (institutional barakah). Dengan menggunakan studi kasus BAZNAS se-Provinsi Jambi, artikel ini berargumen bahwa kecepatan merespons kebutuhan mustahik bukan sekadar masalah teknis-manajerial, melainkan manifestasi dari prinsip Ihsan dan amanah yang berdampak langsung pada Indikator Pembangunan Manusia (IPM) dan penguatan modal sosial (social trust) di Provinsi Jambi.
Pendahuluan: Urgensi Kecepatan dalam Teodisi Sosial
Dalam diskursus manajemen filantropi Islam, seringkali muncul dikotomi antara ketelitian administratif dan kecepatan eksekusi. Namun, bagi BAZNAS se-Provinsi Jambi, kecepatan adalah "ruh" dari keberadaan lembaga. Secara sosiologis, kemiskinan seringkali bersifat time-sensitive; keterlambatan respons dalam bantuan kesehatan atau pangan bukan hanya kegagalan birokrasi, melainkan kegagalan kemanusiaan yang berisiko fatal, termasuk risiko desepsional hingga tindakan mengakhiri hidup (suicide) akibat kerentanan mental dan ekonomi.
Landasan Teologis dan Profesionalisme (Ihsan)
Pengelolaan zakat didasarkan pada prinsip Al-Ilmu qablal qaul wal 'amal.
Secara teologis, konsep Ihsan dalam pekerjaan menuntut amil untuk bekerja dengan standar tertinggi.
"Sesungguhnya Allah mencintai jika salah seorang dari kalian melakukan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqan (profesional/sempurna)." (HR. Al-Baihaqi).
Kecepatan merespons mustahik adalah bentuk itqan. Keberkahan (barakah) dalam organisasi zakat tidak diukur dari akumulasi saldo di rekening, melainkan dari laju perputaran dana (velocity of zakat) yang mampu menghapus air mata mustahik secara instan.
Strategi Akselerasi: Implementasi Jalur Hijau (Fast Track)
Untuk mencapai keberkahan melalui kecepatan, BAZNAS se-Provinsi Jambi mengadopsi tiga pilar strategis:
Digitalisasi dan Integrasi Data: Pemanfaatan database kemiskinan yang terintegrasi di tingkat provinsi berfungsi memangkas rantai birokrasi verifikasi. Sinkronisasi data antara BAZNAS, Dinas Sosial, dan dinas kesehatan terkait (MMR, IMR) menjadi kunci verifikasi faktual yang presisi.
Desentralisasi Verifikasi dan Delegasi Wewenang: Mengikuti kaidah Maa laa yatimmul waajibu illa bihi fahuwa waajib (Suatu kewajiban tidak sempurna kecuali dengan adanya sarana penunjang), maka penyederhanaan SOP untuk bantuan darurat (emergency responses) menjadi wajib. Delegasi wewenang kepada tim teknis di lapangan memastikan bantuan cair dalam waktu maksimal 1x24 jam tanpa harus menunggu rapat pleno mingguan.
Layanan Jemput Bola (Proactive Searching): Melalui jaringan Gerak Padu BAZNAS Jambi, lembaga tidak lagi bersifat pasif. Pendekatan ini merupakan upaya menjaga marwah (izzah) mustahik yang seringkali merasa malu untuk meminta meskipun dalam kondisi kritis.
Dampak Sosio-Ekonomi: Korelasi Kecepatan dengan IPM dan Gini Ratio
Kecepatan distribusi zakat memiliki efek domino pada indikator pembangunan makro di Provinsi Jambi:
Indikator Kesehatan (MMR/IMR): Intervensi cepat pada mustahik sakit menurunkan risiko kematian ibu dan bayi.
Indikator Ekonomi (Gini Ratio): Percepatan penyaluran dana memastikan daya beli masyarakat kelas bawah terjaga, yang secara agregat membantu menekan ketimpangan ekonomi.
Institutional Brand Trust: Kecepatan menciptakan viral kedermawanan. Testimoni hidup dari mustahik yang terbantu dengan cepat adalah kampanye paling efektif bagi para muzakki untuk terus mempercayakan zakatnya ke BAZNAS.
Target Capaian dan Indikator Kinerja Utama (KPI)
Sebagai lembaga yang akuntabel, BAZNAS Provinsi Jambi menetapkan standar baru dalam pelayanan: | Aktivitas | Standar Lama | Target Akselerasi | | :--- | :--- | :--- | | Verifikasi Berkas | 3 - 5 Hari | < 24 Jam (Darurat) | | Penyaluran Dana | 2 - 3 Hari | Real-time (Sesuai SOP Jalur Hijau) | | Survei Lapangan | Tergantung Jadwal | On-call / Digital Verif |
Kesimpulan: Keberkahan dalam Detik yang Bermakna
Keberkahan institusi BAZNAS se-Provinsi Jambi terletak pada seberapa responsif kita terhadap rintihan mustahik. Strategi akselerasi ini bukan hanya untuk mendukung visi "Jambi MANTAP" dan visi kepala daerah di 11 Kabupaten/Kota, melainkan sebuah pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Menunda bantuan adalah dosa administratif; mempercepatnya adalah pintu surga bagi para amil.
Catatan Penutup (Refleksi Amil): "Siapa yang menolong kesusahan saudaranya di dunia, maka Allah akan menolong kesusahannya di akhirat."
Pantun Penutup: Pisau patah dibawo ke tukang las, Pisau lah iluk untuk mengupas manggo. Mustahik Se-Jambi naik kelas, Se-izin Allah Insan BAZNAS se-Jambi menjadi ahli surgo.
BERITA17/02/2026 | M. Amin Abdullah
TARHIB RAMADHAN 1447 H: BAZNAS Provinsi Jambi Bersihkan Masjid, Hidupkan Semangat Ibadah
Jambi – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, BAZNAS Provinsi Jambi melaksanakan salah satu rangkaian Program TARHIB RAMADHAN bertajuk Masjid Bercahaya, pada Minggu, 15 Februari 2026. Kegiatan ini berupa aksi bersih-bersih masjid, mushola, dan langgar di beberapa titik wilayah Kota Jambi.
Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta melibatkan para relawan mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS Provinsi Jambi dan BAZNAS RI, yang berjumlah sekitar 50 orang. Para relawan dibagi ke dalam beberapa tim untuk membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari ruang utama, tempat wudhu, halaman, hingga fasilitas pendukung lainnya. Masyarakat sekitar masjid dan mushola juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jambi, Sri Rahayu, M.Pd., menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kenyamanan bagi para jamaah dalam beribadah.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar nanti ketika masjid atau musholla dipakai untuk beribadah atau kegiatan lainnya, mereka bisa merasa nyaman dan khusyu’ dalam beribadah. Ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Program Ramadhan BAZNAS Provinsi Jambi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa selain Masjid Bercahaya, terdapat sejumlah program unggulan lainnya dalam rangkaian Ramadhan tahun ini, di antaranya Hidangan Berkah Ramadhan, pembagian Paket Ramadhan Bahagia, Belanja Bareng Anak Sholeh/ah, Posko Ganti Oli Gratis bagi Pemudik, serta program Z-IFTHAR.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jambi, Drs. Sobri A, M.Ag., menambahkan bahwa kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan di beberapa titik masjid, mushola, dan langgar di sekitar Kota Jambi.
“Kegiatan ini bekerja sama dengan DMI serta para relawan kami, yaitu mahasiswa penerima beasiswa dari BAZNAS Provinsi maupun BAZNAS RI. Mereka berjumlah sekitar 50 orang dan dibagi menjadi beberapa tim untuk membersihkan masjid dan mushola. Alhamdulillah, masyarakat sekitar juga ikut berpartisipasi,” lanjutnya.
Melalui program Masjid Bercahaya, BAZNAS Provinsi Jambi berharap suasana Ramadhan tahun ini dapat disambut dengan penuh kebersihan, kenyamanan, dan semangat kebersamaan, sehingga masjid benar-benar menjadi pusat ibadah dan kegiatan keumatan yang lebih hidup dan bercahaya.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
Semarak TARHIB RAMADHAN 1447 H: BAZNAS Provinsi Jambi Gelar Pawai, Sarapan Gratis dan Edukasi Zakat di CFD
Jambi, Minggu 15 Februari 2026 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, BAZNAS Provinsi Jambi menggelar kegiatan Program Tarhib Ramadhan yang dirangkaikan dengan pawai Ramadhan, sarapan gratis, dan edukasi zakat kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Car Free Day (CFD) sekitar Kantor Gubernur Jambi dan berlangsung dengan penuh semangat serta antusiasme masyarakat.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jambi, Drs. Sobri A, M.Ag, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk membangun kesadaran spiritual dan sosial menjelang bulan penuh berkah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III Sri Rahayu, M.Pd, Wakil Ketua IV Hariyanto, C.Med., M.H, serta para mahasiswa penerima manfaat program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB), program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), dan masyarakat umum yang memadati area CFD.
Pawai Ramadhan, Syiar dan Semangat Kebersamaan
Kegiatan diawali dengan pawai Ramadhan yang mengelilingi kawasan CFD. Para peserta membawa atribut dan pesan-pesan ajakan menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kesiapan menyambut bulan suci. Suasana penuh semarak dan kebersamaan tampak menghiasi pagi itu, sekaligus menjadi syiar Islam di ruang publik.
Sarapan Gratis untuk Masyarakat
Sebagai bentuk kepedulian sosial, BAZNAS Provinsi Jambi juga membagikan sarapan gratis berupa bubur kacang hijau kepada masyarakat yang hadir. Program ini menjadi simbol berbagi kebahagiaan dan keberkahan sejak sebelum Ramadhan tiba.
Masyarakat yang sedang berolahraga maupun beraktivitas di area CFD menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif BAZNAS dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung masyarakat.
Edukasi Zakat untuk Tingkatkan Kesadaran Umat
Selain pawai dan sarapan gratis, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi zakat kepada masyarakat. Tim BAZNAS memberikan pemahaman tentang pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi guna memastikan pengelolaan yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.
Melalui Program Tarhib Ramadhan ini, BAZNAS Provinsi Jambi berharap dapat meningkatkan literasi zakat, membangun semangat berbagi, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
Kegiatan ini menjadi awal rangkaian program Ramadhan BAZNAS Provinsi Jambi yang akan terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan demi kemaslahatan masyarakat Jambi.
BERITA15/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
Sinergi BAZNAS Provinsi Jambi dan MUI Provinsi Jambi Perkuat Mekanisme Fatwa dan Transparansi ZISWAF
Jambi, 15 Februari 2026 – Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jambi dan MUI Provinsi Jambi dalam penyelenggaraan Sarasehan Nasional dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat mekanisme fatwa serta tata kelola zakat yang lebih akuntabel dan berdampak luas bagi umat.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Basri Agus, saat menutup kegiatan Sarasehan Nasional MUI–BAZNAS di Hotel Ratu, Jambi (15/2).
Dalam sambutannya, Hasan Basri Agus yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Jambi menegaskan bahwa kerja sama antara BAZNAS dan MUI merupakan sinergi luar biasa dalam menjawab tantangan umat, khususnya dalam penguatan mekanisme fatwa di era kontemporer.
“Manfaat sarasehan ini dapat dirasakan seluruh umat, khususnya jajaran MUI Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Tantangan fatwa hari ini semakin kompleks, banyak aspek baru seperti isu produksi halal dan persoalan kekinian lainnya yang perlu disentuh,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa fatwa merupakan pedoman umat Islam dalam meluruskan praktik kehidupan agar sesuai syariat. Namun demikian, dalam mengamalkan fatwa, umat tetap harus menjaga kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Potensi Zakat Nasional dan Peran Strategis BAZNAS
Menyoroti potensi zakat nasional yang mencapai Rp347 triliun, Hasan Basri Agus menyampaikan bahwa apabila potensi tersebut dapat dioptimalkan, maka dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan umat.
Terkait isu sertifikasi halal, ia menilai keterlibatan pemerintah merupakan langkah positif, namun tetap diperlukan perbaikan sistematis dalam tahapan, proses, dan mekanisme sertifikasi agar semakin efektif dan terpercaya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, M. Amin, S.K.M., M.Kes, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa kolaborasi MUI dan BAZNAS ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan.
“Jika MUI adalah otaknya, maka BAZNAS adalah tangannya. MUI merumuskan pandangan syariat, sementara BAZNAS mengeksekusi kesejahteraan sosial. Keduanya membentuk ekosistem agar umat tidak hanya kuat secara akidah, tetapi juga mandiri secara ekonomi,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan potensi zakat membutuhkan dukungan MUI dalam memperkuat literasi zakat serta penajaman fatwa terkait zakat. Hal ini penting untuk membangun persepsi positif dan meningkatkan kesadaran masyarakat menunaikan zakat melalui BAZNAS.
Rekomendasi Strategis Sarasehan
Dalam penutupan kegiatan, yang turut dihadiri pejabat MUI dan narasumber dari MUI Pusat, dibacakan rumusan dan rekomendasi hasil sarasehan oleh tim perumus.
Beberapa rekomendasi strategis yang dihasilkan antara lain:
Penyusunan dan penetapan SOP penanganan isu paham dan aliran kepercayaan di lingkungan MUI Provinsi Jambi.
Pelatihan berkala Komisi Fatwa terkait metodologi ijtihad kontemporer, kaidah fikih, IPTEK, dan ekonomi syariah.
Peningkatan kapasitas SDM layanan halal, termasuk pelatihan auditor dan pendamping proses produk halal.
Penyusunan roadmap penguatan peran strategis MUI Provinsi Jambi untuk 3–5 tahun ke depan.
Standarisasi prosedur kerja Komisi Fatwa dan Komisi Hukum dan HAM dalam proses kajian dan publikasi fatwa.
Penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan ZISWAF melalui pelaporan berkala, audit, serta publikasi yang mudah dipahami masyarakat.
Pelibatan MUI dalam penyusunan kebijakan daerah terkait kehidupan keagamaan dan penguatan ekonomi syariah.
Output yang Disepakati
Sarasehan ini menghasilkan sejumlah capaian penting, di antaranya:
Terwujudnya kesamaan persepsi mengenai mekanisme penetapan fatwa di lingkungan MUI Provinsi Jambi.
Tersusunnya rekomendasi internal penguatan Komisi Fatwa dan Komisi Hukum dan HAM.
Meningkatnya sinergi MUI dan BAZNAS Provinsi Jambi dalam program strategis keumatan.
Tersusunnya laporan resmi dan dokumen rumusan hasil sarasehan.
Rencana penerbitan dua fatwa lokal oleh Komisi Fatwa MUI Provinsi Jambi, yaitu:
Fatwa pembagian waris dalam kasus suami istri meninggalkan dua anak perempuan (tanpa anak laki-laki).
Fatwa jadwal waktu sholat Kabupaten Kerinci.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan MUI dalam membangun ekosistem keumatan yang kuat, profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA15/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
Pelatihan Bengkel Z-Auto Kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS Se-Provinsi Jambi
Jambi, 11 Februari 2026 – BAZNAS Provinsi Jambi menggelar Pelatihan Bengkel Z-Auto yang dilaksanakan di Hotel Wiltop, Jambi, pada Rabu (11/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jambi, Wakil Ketua II Drs. M. Sobri, M.Ag., Wakil Ketua III Sri Rahayu, M.Pd., para amil BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta para mustahik penerima manfaat program Z-Auto dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Bungo, Merangin, Tebo, dan Kota Jambi.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Tarsya Syafri dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) serta Mulyono, seorang mekanik profesional yang berpengalaman di bidangnya.
Kegiatan ini tidak hanya berisi penyampaian materi secara teori, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung yang diikuti oleh beberapa mustahik. Melalui sesi praktik tersebut, peserta mendapatkan pengalaman teknis secara langsung guna meningkatkan keterampilan dan pemahaman di bidang perbengkelan.
Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mustahik tentang teknik mekanik, sekaligus menanamkan nilai profesionalisme dalam bekerja. Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan kepada para mustahik penerima program sebagai bentuk dukungan nyata BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat.
Program Z-Auto merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kemandirian mustahik melalui penguatan kapasitas dan pengembangan usaha produktif, sehingga diharapkan para penerima manfaat dapat berkembang dan bertransformasi menjadi muzaki di masa mendatang.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
BAZNAS Provinsi Jambi Bersinergi dan Berkolaborasi Bersama BPJS Kesehatan
Jambi, 11 Februari 2026 – BAZNAS Provinsi Jambi melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jambi sebagai bentuk penguatan sinergi dan kolaborasi dalam bidang pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya mustahik.
Dalam kunjungan tersebut, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jambi, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Sri Rahayu, M.Pd., bertemu langsung dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi, dr. Shanti Lestari, MKM, AAK.
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas peluang kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, serta memperkuat koordinasi program bantuan kesehatan yang dikelola BAZNAS Provinsi Jambi.
BAZNAS Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan mustahik mendapatkan pelayanan yang optimal, khususnya dalam aspek kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Sinergi ini diharapkan dapat menghadirkan solusi konkret dan berkelanjutan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, serta memperkuat peran zakat dalam mendukung kesejahteraan umat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
Pembukaan Pelatihan Bengkel Z-Auto, Kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jambi dan BAZNAS Kabupaten Kota
Jambi, 11 Februari 2026 – BAZNAS Provinsi Jambi menggelar kegiatan Pembukaan Pelatihan Bengkel Z-Auto hasil kolaborasi program antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jambi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Program ini merupakan bentuk nyata pemberdayaan ekonomi mustahik melalui penguatan keterampilan dan dukungan usaha produktif.
Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jambi, Sri Rahayu, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para mustahik penerima program Z-Auto.
Sebanyak 18 mustahik dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi hadir sebagai peserta dan penerima manfaat program Z-Auto. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan teknis bengkel serta dukungan usaha agar para mustahik mampu mandiri secara ekonomi.
Dalam sambutannya, Sri Rahayu, M.Pd. menyampaikan bahwa program Z-Auto merupakan upaya konkret BAZNAS dalam mendorong peningkatan kesejahteraan mustahik melalui usaha produktif.
“Dengan adanya program ini, para mustahik diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonominya. Harapan kami, dalam tiga bulan ke depan usaha yang dijalankan bisa berkembang. Dari yang sebelumnya mustahik, ke depan dapat menjadi muzaki atau munfik,” ujarnya.
Selain itu, beliau juga menyampaikan rencana strategis BAZNAS Provinsi Jambi dalam menyambut Program Ramadhan 1447 H, yaitu dengan menyiapkan titik-titik posko di beberapa kabupaten/kota. Salah satu program unggulan yang akan dilaksanakan adalah ganti oli gratis bagi pemudik, sebagai bentuk pelayanan sosial dan kepedulian kepada masyarakat selama arus mudik.
Melalui kolaborasi dan sinergi lintas tingkatan BAZNAS ini, diharapkan program Z-Auto tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan transformasi mustahik menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
SALAM Gerak Padu BAZNAS se-Provinsi Jambi SALAM IKHLAS SALAM TANGGUH
SALAM Gerak Padu BAZNAS se-Provinsi Jambi
SALAM IKHLAS
SALAM TANGGUH
Keunggulan BAZNAS Kabupaten/Kota
Oleh: Ketua BAZNAS Provinsi Jambi
Karena bersentuhan langsung dengan akar rumput, BAZNAS Kabupaten/Kota biasanya memiliki fleksibilitas untuk menciptakan keunggulan yang sangat spesifik sesuai dengan potensi daerahnya.
Beberapa keunggulan utama yang biasanya dimiliki oleh BAZNAS di tingkat Kabupaten/Kota:
1. Kedekatan Kultural dan Geografis
BAZNAS Kabupaten/Kota lebih memahami profil kemiskinan dan kebutuhan masyarakat lokal dibandingkan pusat dan provinsi.
Keunggulan:
Respons terhadap bencana lokal atau warga yang membutuhkan bantuan darurat (seperti biaya rumah sakit mendadak, pengaduan, konsultasi, dan lain-lain) biasanya jauh lebih cepat karena tidak terhambat birokrasi antarwilayah.
2. Program Unggulan Berbasis Potensi Daerah
Setiap daerah punya “harta” yang berbeda, dan BAZNAS setempat biasanya memaksimalkan hal tersebut:
Daerah Pertanian: Program pemberian modal bibit, alat tani, atau pupuk bagi para petani kecil.
Daerah Pesisir: Program pemberdayaan nelayan, seperti bantuan mesin perahu atau alat tangkap ikan.
Daerah Perkotaan: Fokus pada pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan (kursus menjahit, bengkel), dan beasiswa pendidikan.
3. Sinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemkab/Pemkot)
BAZNAS tingkat ini biasanya bekerja sama erat dengan dinas-dinas terkait.
Keunggulan:
Memiliki akses ke data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) milik daerah, sehingga penyaluran zakat bisa lebih tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan sosial (bansos) pemerintah.
4. Inovasi Pengumpulan Zakat (ZISWAF) Lokal
Banyak BAZNAS Kabupaten/Kota yang kreatif dalam mengumpulkan dana, contohnya:
Zakat Profesi ASN: Pemotongan otomatis zakat dari gaji pegawai negeri di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Gerakan Infak melalui Kotak Amal: Menempatkan kotak amal di pasar tradisional atau toko kelontong lokal yang khas di daerah tersebut.
Dan banyak inovasi pengumpulan yang sangat luar biasa lainnya.
5. Kepercayaan (Trust) yang Lebih Personal
Masyarakat di daerah cenderung lebih percaya jika mereka mengenal orang-orang di balik lembaga tersebut.
Transparansi melalui laporan di masjid-masjid lokal atau media sosial daerah membuat warga merasa uangnya benar-benar berputar untuk memajukan daerah mereka sendiri.
Contoh Nyata
BAZNAS di daerah wisata mungkin memiliki keunggulan pada program “Zakat Pariwisata” untuk membantu pengrajin suvenir, seperti batik, hasil olahan laut, pertanian, dan lain-lain.
Sementara BAZNAS di daerah industri mungkin lebih kuat pada program “Beasiswa Anak Buruh”.
Demikian juga BAZNAS se-Provinsi Jambi, bekerja luar biasa dalam melayani dan memberi solusi bagi masyarakat di wilayahnya masing-masing. Apa pun itu, kita sedang memajukan Republik Indonesia.
Sebab jika wilayah RT, desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota kuat, maka provinsi dan Negara Indonesia akan menjadi kuat. Kekuatan dari bawah akan menentukan kekuatan di atas.
Bismillah.
Salam Tangguh.
Salam Gerak Padu BAZNAS se-Provinsi Jambi.
Salam hati bahagia dan bersih bekerja sebagai Khadimul Ummah.
BERITA11/02/2026 | M. Amin, S.K.M., M.Kes
Penyaluran Hidangan Fidyah
BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan hidangan fidyah sebanyak sekitar 150 kotak nasi kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan fidyah tersalurkan tepat sasaran serta membawa manfaat dan keberkahan bagi mustahik.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Berikan Kenang-kenangan kepada BAZNAS Provinsi Jambi
Jambi, 06 Februari 2026 — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memberikan kenang-kenangan sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jambi atas dukungan, bimbingan, dan kerja sama yang telah terjalin.
Penyerahan kenang-kenangan ini menjadi simbol apresiasi mahasiswa terhadap peran BAZNAS Provinsi Jambi dalam mendukung kegiatan akademik serta penguatan nilai-nilai sosial dan keumatan. Mahasiswa menyampaikan rasa syukur dan harapan agar sinergi antara BAZNAS Provinsi Jambi dan civitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dapat terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BAZNAS Provinsi Jambi menyambut baik apresiasi tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan generasi muda melalui program-program edukatif dan pemberdayaan berbasis zakat.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
BAZNAS Provinsi Jambi Salurkan Paket Logistik Keluarga
Jambi — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi, M. Amin, S.K.M., M.Kes., turun langsung membagikan paket logistik keluarga kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BAZNAS terhadap kondisi warga di sekitarnya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Provinsi Jambi dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh mustahik, khususnya mereka yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Dalam kesempatan tersebut, M. Amin menegaskan bahwa peran amil tidak hanya sebatas pengelolaan administrasi zakat, tetapi juga menyangkut kepekaan sosial dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan sekitar.
Ia menyampaikan bahwa melihat tetangga yang mengalami kelaparan merupakan panggilan kemanusiaan yang tidak bisa diabaikan oleh para pengelola zakat.
“Sebagai orang BAZNAS atau amil, kita tentu merasa sedih apabila masih ada tetangga di sekitar kita yang kelaparan. Ini adalah tanggung jawab dan amanah yang harus kita tunaikan sebagai amil,” ujar M. Amin.
Lebih lanjut, ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang mengalami kekurangan pangan, khususnya di lingkungan tempat tinggal para amil BAZNAS. Menurutnya, kehadiran BAZNAS harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar sebagai lembaga yang membawa keberkahan dan solusi.
Melalui kegiatan penyaluran paket logistik keluarga ini, BAZNAS Provinsi Jambi terus berupaya menghadirkan pelayanan yang responsif, humanis, dan tepat sasaran, sekaligus menguatkan peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan umat.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
BAZNAS Provinsi Jambi Gelar Rapat Kerja UPZ Tahun 2026
Jambi — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi menggelar Rapat Kerja Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula MUI Provinsi Jambi, Rabu (5/2/2026).
Rapat kerja ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jambi beserta jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, dan Wakil Ketua IV. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh sekitar 50 UPZ dari berbagai instansi di lingkungan Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi menyampaikan bahwa potensi zakat di Provinsi Jambi mencapai angka Rp3,1 triliun. Potensi tersebut, menurutnya, telah di sampaikan juga kepada Gubernur Jambi sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam mendorong optimalisasi pengelolaan zakat daerah.
Ketua BAZNAS Provinsi Jambi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh UPZ atas dedikasi, komitmen, serta transparansi dalam mengelola amanah zakat, khususnya zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan bahwa BAZNAS Provinsi Jambi telah melakukan evaluasi terhadap kinerja UPZ dengan mengelompokkan capaian ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah.
“Tujuan rapat kerja hari ini adalah untuk menyampaikan laporan dan evaluasi, sekaligus memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada UPZ yang telah menunjukkan kinerja luar biasa. Tercatat sebanyak 23 instansi UPZ berhasil mencapai capaian penghimpunan 100 persen,” ujarnya.
Melalui rapat kerja ini, BAZNAS Provinsi Jambi berharap sinergi antara BAZNAS dan UPZ semakin kuat dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat agar manfaatnya semakin dirasakan oleh para mustahik.
Adapun hasil yang disepakati dalam Rapat Kerja UPZ BAZNAS Provinsi Jambi Tahun 2026 meliputi:
- Evaluasi dan pelaporan keuangan UPZ.
- Penyusunan strategi penghimpunan dan peningkatan sosialisasi zakat.
- Peningkatan efektivitas penyaluran zakat kepada mustahik di lingkungan UPZ masing-masing.
Dengan adanya rapat kerja ini, BAZNAS Provinsi Jambi optimistis pengelolaan zakat ke depan akan semakin profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
BAZNAS RI Usung Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” untuk Kampanye Ramadan 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi meluncurkan kampanye Ramadan tahun 2026 dengan mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia”. Melalui tema ini, BAZNAS menegaskan posisi zakat sebagai instrumen strategis dalam memperkokoh ketahanan sosial dan ekonomi nasional guna menjawab berbagai tantangan bangsa, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penanganan bencana alam.
Peluncuran program tersebut dilakukan dalam konferensi pers di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (2/2/2026). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa tagline tersebut mencerminkan semangat gotong royong kolektif untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan nyata dalam menghadapi persoalan besar nasional, termasuk isu ketertinggalan yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Kiai Noor mencontohkan peran nyata zakat sebagai jaring pengaman sosial dalam mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah terdampak bencana, seperti banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. BAZNAS memandang zakat sebagai fondasi kokoh untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. Terlebih lagi, antusiasme kedermawanan masyarakat biasanya mengalami peningkatan signifikan saat memasuki bulan suci Ramadan.
Pada tahun 2026, kebijakan BAZNAS akan difokuskan pada penguatan respons kebencanaan yang mencakup tahap tanggap darurat hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Beberapa program unggulan pascabencana yang telah disiapkan antara lain inisiatif Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, serta Kembali ke Masjid. Fokus ini diutamakan bagi wilayah dengan risiko bencana tinggi agar masyarakat memiliki daya tahan yang lebih baik untuk bangkit dari keterpurukan.
Selain sektor kebencanaan, BAZNAS tetap berkomitmen memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, layanan kesehatan, dan pendidikan sebagai upaya penguatan dari akar rumput. Kiai Noor berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi seruan bagi seluruh elemen bangsa untuk bersatu. Dengan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah, diharapkan tercipta energi besar yang mampu menjaga persatuan dan menghadirkan harapan baru bagi masa depan Indonesia.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS
Amalan Malam Nisfu Sya’ban: Waktu Tepat Memperbanyak Ibadah dan Kepedulian Sosial
Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam yang istimewa dalam kalender Islam. Nisfu Sya’ban berarti pertengahan bulan Sya’ban, yaitu malam tanggal 15 Sya’ban. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah pada malam ini sebagai bentuk persiapan spiritual menuju bulan suci Ramadhan.
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa pada malam Nisfu Sya’ban, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam taubat dan ibadah, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan dan dosa besar yang belum ditinggalkan.
Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Malam Nisfu Sya’ban menjadi momentum untuk:
Memperbaiki hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah)
Memperbaiki hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas)
Memohon ampunan dan memperbanyak doa
Menyiapkan diri secara ruhani dan sosial menjelang Ramadhan
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Nisfu Sya’ban
Berikut beberapa amalan yang dapat dikerjakan oleh umat Islam pada malam Nisfu Sya’ban:
1. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
2. Membaca Al-Qur’an
Menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan tilawah Al-Qur’an, baik membaca secara individu maupun berjamaah, sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3. Shalat Sunnah
Melaksanakan shalat sunnah seperti shalat taubat, shalat hajat, dan shalat sunnah lainnya dengan niat memohon ampunan dan kebaikan dunia serta akhirat.
4. Memperbanyak Doa
Malam Nisfu Sya’ban merupakan waktu yang baik untuk berdoa, memohon kesehatan, keberkahan rezeki, keselamatan, serta keteguhan iman dalam menghadapi bulan Ramadhan.
5. Puasa Sunnah di Siang Hari
Dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah pada siang hari tanggal 15 Sya’ban sebagai pelengkap ibadah malam Nisfu Sya’ban.
6. Bersedekah dan Berbagi Kebaikan
Selain ibadah ritual, Islam juga mengajarkan kepedulian sosial. Bersedekah kepada fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa menjadi amalan yang sangat dianjurkan, sebagai bentuk penyucian harta dan kepedulian terhadap sesama.
Menyambut Ramadhan dengan Kepedulian Sosial
BAZNAS Provinsi Jambi mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Nisfu Sya’ban sebagai awal meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan menunaikan ZIS, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Semoga melalui amalan-amalan di malam Nisfu Sya’ban, Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, menerima ibadah kita, dan mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan.
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS jambi
MUI Provinsi Jambi Tegaskan Komitmen Dukung BAZNAS Provinsi Jambi Optimalkan Potensi Zakat
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi menyatakan komitmen penuh untuk mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan dan penghimpunan zakat di Provinsi Jambi, Negeri Beruntung Pusaka Betuah.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan rapat koordinasi dan silaturahmi antara pimpinan BAZNAS Provinsi Jambi dan jajaran MUI Provinsi Jambi yang berlangsung di Kantor MUI Provinsi Jambi, Jumat (30/1/2026).
Ketua MUI Provinsi Jambi, Dr. H. Umar Yusuf, M.Hi, menegaskan bahwa MUI siap bersinergi dan membantu BAZNAS melalui penguatan sosialisasi zakat kepada masyarakat. Menurutnya, MUI akan memaksimalkan peran media syiar dan dakwah sebagai sarana edukasi zakat dan pengenalan peran strategis BAZNAS.
“MUI siap membantu BAZNAS untuk meningkatkan perannya, salah satunya dengan mensosialisasikan zakat melalui media syiar dan dakwah MUI,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kyai Umar menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk mengetuk kesadaran masyarakat agar menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS.
Ia optimistis, apabila sosialisasi zakat melalui MUI berjalan secara masif dan berkelanjutan, maka target penghimpunan zakat BAZNAS Provinsi Jambi tahun 2026 sebesar Rp20 miliar tidak hanya tercapai, namun berpotensi terlampaui.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Muhammad Amin, S.Km., M.Kes, menyampaikan bahwa kunjungan silaturahmi ke MUI bertujuan untuk memperoleh nasehat, saran, dan masukan dalam rangka penguatan kelembagaan BAZNAS ke depan.
“Saya berpikir bukan hanya untuk BAZNAS hari ini, tetapi bagaimana BAZNAS lima tahun ke depan,” ujar Muhammad Amin.
Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survei Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI, potensi zakat di Provinsi Jambi mencapai Rp3,1 triliun. Namun, potensi besar tersebut belum tergarap secara optimal, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
“Untuk itu, kami berharap sinergi antara BAZNAS dan MUI dapat membangun ekosistem zakat yang kuat, terpercaya, dan sesuai syariat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum MUI Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd.I, menyampaikan bahwa sebagai bentuk dukungan konkret, MUI dan BAZNAS akan menindaklanjuti kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait sosialisasi zakat dan penguatan peran BAZNAS di tengah masyarakat.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS jambi
BAZNAS Provinsi Jambi Perkuat Sinergi dengan BNN Provinsi Jambi
Jambi, Kamis (29 Januari 2026) – Ketua BAZNAS Provinsi Jambi melakukan pertemuan dengan Kepala BNN Provinsi Jambi, Brigjen Pol. Asep, dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi program ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga poin utama yang dibahas:
Pertama, kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disusun antara BAZNAS Provinsi Jambi dan BNN Provinsi Jambi pada tahun 2024.
Kedua, Kepala BNN Provinsi Jambi mengusulkan agar MoU tersebut direvisi dan disempurnakan kembali agar lebih relevan dengan kebutuhan program saat ini. Rencananya, MoU yang telah diperbarui nantinya akan ditandatangani langsung oleh Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi.
Ketiga, BNN Provinsi Jambi mengajukan kerja sama program pemberdayaan bagi para mantan pecandu narkotika yang sedang menjalani maupun pascarehabilitasi. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jambi, diharapkan para peserta rehabilitasi dapat diberdayakan secara ekonomi agar memiliki keterampilan, produktivitas, serta kemandirian, sehingga tidak kembali terjerumus dan mampu menjadi tenaga produktif di masyarakat.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial sekaligus mendukung program rehabilitasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di Provinsi Jambi.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS jambi
Tata Cara Persiapan Ramadan yang Ideal Menurut Ajaran Islam untuk Ibadah yang Lebih Optimal
Ramadan adalah bulan yang sangat dinantikan umat Islam di seluruh dunia karena penuh keberkahan. Hal ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan iman, memperbanyak ibadah, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Namun, agar Ramadan dapat dimanfaatkan secara optimal, persiapan yang matang perlu dilakukan jauh-jauh hari. Persiapan tersebut tidak hanya bersifat fisik, melainkan juga termasuk persiapan spiritual, mental, dan sosial. Dalam artikel ini, akan dibahas secara mendalam mengenai persiapan Ramadan menurut ajaran Islam, mulai dari persiapan hati, ibadah, hingga persiapan jasmani. Dengan persiapan yang baik, Ramadan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi sarana perubahan diri menuju pribadi yang lebih bertakwa. Peran penting persiapan Ramadan terlihat dalam kesungguhan Rasulullah SAW dan para sahabat yang menyambut bulan suci ini dengan penuh keikhlasan, bahkan sejak beberapa bulan sebelumnya. Tanpa persiapan yang matang, Ramadan sering berlalu begitu saja tanpa memberikan dampak signifikan dalam kehidupan seorang muslim. Oleh karena itu, persiapan Ramadan menjadi langkah awal agar bulan suci ini dimanfaatkan secara maksimal. Persiapan Ramadan dimulai dengan persiapan hati, di mana membersihkan hati melalui istighfar dan taubat menjadi langkah awal. Selain itu, persiapan hati juga melibatkan usaha untuk menghilangkan rasa dengki, iri, dan permusuhan serta memperbaiki hubungan sosial. Selanjutnya, persiapan ibadah sebelum Ramadan tiba mencakup peningkatan kualitas ibadah, seperti membiasakan diri dengan amalan sunnah seperti shalat tepat waktu dan shalat sunnah. Memperbanyak bacaan Al-Qur'an juga menjadi persiapan penting untuk mencapai target tilawah atau khatam Al-Qur'an. Persiapan fisik dan kesehatan juga diperlukan menjelang Ramadan, dengan menjaga pola makan, mengatur waktu istirahat, dan mengurangi kebiasaan buruk. Persiapan sosial dan ekonomi juga tidak kalah penting, di mana menyisihkan rezeki untuk sedekah dan zakat serta mempererat tali silaturahmi menjadi bagian dari persiapan tersebut. Menyambut Ramadan dengan persiapan terbaik tidak hanya akan membuat ibadah menjadi lebih bermakna, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, kesabaran, dan pengendalian diri. Semoga dengan persiapan yang matang, Ramadan akan menjadi bulan perubahan yang membawa keberkahan bagi umat Islam.
BERITA27/01/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Jambi Salurkan 50 Paket Makanan Sehat untuk Anak Dhuafa dalam Program Jambi Sehat
Jambi — Minggu, 25 Januari 2026, BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan makanan sehat bergizi sebanyak 50 paket kepada anak-anak dhuafa dalam program Jambi Sehat. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Ar-Raudhah, Kota Jambi dalam acara Isra Mikraj yang di selenggarakan PW Fatayat NU Jambi dan PW GP Ansor Jambi.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, kepada para penerima manfaat. Penyerahan turut didampingi oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jambi, yakni Sobri selaku Wakil Ketua II dan Hariyanto selaku Wakil Ketua IV, serta Ketua PW Fatayat NU Provinsi Jambi, Sri Rahayu, serta Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi, Habibi. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian acara peringatan Isra Mi’raj dan santunan dhuafa yang diselenggarakan oleh PW Fatayat NU dan GP Ansor Provinsi Jambi.
Program Jambi Sehat merupakan komitmen BAZNAS Provinsi Jambi dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak dhuafa agar tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Melalui kolaborasi lintas organisasi dan dukungan para pemangku kepentingan, diharapkan manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA25/01/2026 | Humas BAZNAS jambi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jambi.
Lihat Daftar Rekening →